JAKARTA – Badan Meteorologi Kilmatologi dan Geofisikan (BMKG) mengatakan berdasarkan sejarah, Indonesia telah dilanda gempa disertai tsunami 12 kali dengan korban lebih dari 500 jiwa.
BMKG mengatakan dalam akun resmi instagramnya jika hampir seluruh pulau di Indonesia yang menjadi jalur ring of fire telah mengalami tsunami.
Kejadian pertama yang berhasil tercatat sejarah adalah tahun 1674 di Kepulauan Maluku yang menimbulkan 2243 korban jiwa. Tsunami dengan korban jiwa terbanyak sendiri adalah tsunami Aceh tahun 2004 dengan korban jiwa sebanyak 227.898.
Catatan lainnya yakni di NTT tahun 1979 dengan korban jiwa 539, Bali tahun 1815 korban jiwa 1200, Jawa Barat tahun 2006 korban jiwa 1200, Sumbar 1861 korban jiwa 1105, disusul ditahun yang sama di Sumbar dengan korban 750 orang.
Kemudian di Nias tahun 2006 korban jiwa 1.000, Sulawesi Selatan tahun 1969 korban jiwa 600, Flores tahun 1992 korban jiwa 2500, dan Kepulauan Maluku tahun 1899 korban jiwa 2460
Gempa dan tsunami terbaru melanda Palu dan Donggalan yang menyebabkan korban jiwa lebih dari 2.113 orang.
BMKG mengajak seluruh warga menolak lupa agar sadar bahwa Indonesia merupakan supermarket bencana.
“Mari perbanyak literasi tentang pengetahuan kebencanaan, menjaga fasilitas kebencanaan dan tentunya banyak berdoa agar negeri ini terhindar dari bencana,” imbau BMKG.





