Cerita Mencekam Penumpang Bus yang Terjepit saat Kecelakaan di Tanjakan Emen

JAKARTA – Nenek berusia 64 tahun itu masih syok. Meski masih terbaring di ruang IGD RSUD Tangerang Selatan namun Dewo masih cakap untuk berkomunikasi. Di atas ranjang rumah sakit Dewo mulai menceritakan detik-detik bus yang ditumpanginya terguling di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat sabtu lalu.

Dalam kecelakaan tersebut 27 teman seperjalanan Dewo tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Dewo menuturkan sudah menjadi rutinitas tahunan para lansia ini diajak untuk berekreasi. Untuk tahun ini ia piknik ke daerah Lembang, Bandung dan setelah itu ke kawasan Ciater, Subang.

Di dalam bus Dewo duduk di kursi nomor tiga belakang pengemudi.

“Ada turunan, bus jalannya ngebut aja. Oleng sekali, sudah gitu busnya jungkir balik,” ujar Nenek Dewo seperti dilansir Wartakota (11/2).

Sontak para penumpang di dalam bus itu menjerit histetis. Mereka teriak – teriak dalam suasana mencekam. Teman Dewo yang berada di sebelah kursinya terpelanting hingga keluar bus. Sedangkan Dewo terjepit di dalam bus. Suasana makin larut ketika Dewo mendapati pria yang berada di dekatnya bersimbah darah.

“Saya kejepit bangku kakinya. Saya nangis teriak-teriak minta tolong. Di sebelah saya ada lelaki terbaring, darahnya dia ngucur ke saya,” ungkapnya.

Dewo menangis sejadi – jadinya. Ia meraung – raung dan meminta pertolongan.

“Saya sudah lama kejepit di dalam bus. Untungnya ada polisi yang nolongin. Saya diangkat dan dibawa ke rumah sakit,” imbuh Dewo.

Advertisement