JAKARTA – Di Jawa Tengah, terdapat salah satu warung yang memiliki konsep kemanusiaan. Tempat ini bernama Warung Sosial yang berada di Kota Rembang. Bukan makanan, minuman atau sembako yang dijual, namun berbagai barang bekas mulai dari perabot rumah tangga sampai mainan dijual di warung tersebut.
Sutejo pencetus warung sosial mengatakan nantinya sebagian pendapatan dari warung sosiap akan disalurkan ke berbagai kegiatan sosial. Mulai dari menyantuni 23 anak kurang mampu, santunan anak yatim, hingga program bedah rumah warga.
“Kami beli barang orang yang sudah rusak, otomatis harganya akan murah. Kemudian, barang itu kita perbaiki sampai kembali normal. Dengan begitu barang tersebut akan memiliki harga jual kembali yang tinggi. Keuntungannya, 10 persen untuk sosial, sisanya untuk operasional warung sosial,” ucap Sutejo dalam blognya warungsosial.blogspot.
Sejak menjalankan usaha dari nol Sutejo mengaku telah mengantongi omset hingga belasan juta rupiah. Setelah barang bekas yang diperbaiki Sutejo menjadi betul, lantas Sutejo menjualnnya di depan Pasar Kota Rembang pada malam hari.
“Memang hasil penjualan ini untuk warung sosial sendiri dan kegiatan sosial. Ini saya niati untuk ibadah. Karena ibadah itu bukan melulu solat saja, dengan seperti ini saya makin ayem,” tuturnya.





