
CHINA berencana melakukan misi luar angkasa pertama untuk mengambil bebatuan dari bulan seperti yang pernah dilakukan Uni Soviet pada dekade 1970-an.
Bebatuan di bulan yang akan diambil oleh misi wahana luar angkasa nirawak China, Chang’e-5 (Dewi Bulan) seperti diberitakan BBC, Minggu (22/11) dijadwalkan akan diluncurkan, Selasa (24/11) dan selanjutnya diharapkan mampu mengambil sampel bebatuan dari bulan untuk mengetahui asal-usul salah satu planet itu.
Misi pengambilan sampil bebatuan bulan terakhir kali dilakukan oleh Uni Soviet dengan wahana bernama Luna 24 pada 1976, sehingga jika berhasil, China akan menjadi negara ketiga di dunia yang mampu membawa bebatuan bulan setelah Amerika Serikat dan Soviet.
Chang’e-5 akan diluncurkan dengan roket Long March 5 dan melalui misi tersebut, China mencoba mengumpulkan dua kilogram sampel dari permukaan zona Samudera Badai di bulan yang belum pernah didatangi manusia.
Misi ruang angkasa Soviet sebelumnya berhasil mengumpulkan 170 gram bebatuan bulan, sedangkan program Apollo AS pada 1969 yang merupakan misi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan, membawa pulang 382 kilogram bebatuan dan tanah.
CHINA berencana melakukan misi luar angkasa pertama untuk mengambil batu dari bulan seperti yang pernah dilakukan dilakukan Uni Soviet pada dekade 1970-an.
Bebatuan di bulan yang akan diambil oleh misi wahana luar angkasa nirawak China, Chang’e-5 (Dewi Bulan) seperti diberitakan BBC, Minggu (22/11) dijadwalkan akan diluncurkan, Selasa (24/11) dan selanjutnya diharapkan mampu mengambil sampel bebatuan dari bulan untuk mengetahui asal-usul salah satu planet itu.
Misi pengambilan sampil bebatuan bulan terakhir kali dilakukan oleh Uni Soviet dengan wahana antariksa bernama Luna 24 pada 1976, sehingga jika berhasil, China akan menjadi negara ketiga di dunia yang mampu membawa bebatuan bulan setelah Amerika Serikat dan Soviet.
Chang’e-5 akan diluncurkan dengan roket Long March 5 dan melalui misi tersebut, China mencoba mengumpulkan dua kilogram sampel dari permukaan zona Samudera Badai di bulan yang belum pernah didatangi manusia.
Misi ruang angkasa Soviet sebelumnya berhasil mengumpulkan 170 gram bebatuan bulan, sedangkan program Apollo AS pada 1969 yang merupakan misi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan, membawa pulang 382 kilogram bebatuan dan tanah.



