China Kirim Surat ke PBB Terkait Pernyataan PM Jepang soal Taiwan

JAKARTA, KBKNEWS.id – China menyampaikan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk memprotes pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengenai Taiwan.

Surat tersebut dikirim oleh Perwakilan Tetap China untuk PBB, Fu Cong, pada Jumat (22/11).

Dalam surat itu, Fu menyebut pernyataan Takaichi di hadapan parlemen Jepang sebagai “provokatif, keliru, dan berbahaya”.

Ia menilai Takaichi untuk pertama kalinya sejak 1945 secara resmi mengaitkan potensi krisis di Taiwan dengan keamanan Jepang serta mengisyaratkan kemungkinan campur tangan militer Jepang dalam isu tersebut.

Dilansir chinadaily, Fu menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan norma hubungan antarnegara. Ia juga menyebutnya sebagai ancaman terhadap tatanan internasional pascaperang dan berpotensi menimbulkan kekhawatiran di negara-negara Asia yang pernah mengalami agresi Jepang.

China disebut telah beberapa kali menyampaikan protes melalui jalur diplomatik, namun Jepang tidak menarik ucapannya. Dalam surat itu, Fu menyatakan China “sangat tidak puas dan menolak keras” sikap Tokyo.

Beijing kembali menegaskan posisi bahwa Taiwan adalah wilayah China dan penyelesaian masalah tersebut merupakan urusan internal. Fu memperingatkan bahwa setiap upaya Jepang untuk terlibat secara militer akan dianggap sebagai tindakan agresi. China, katanya, akan menggunakan hak bela diri sesuai Piagam PBB untuk menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya.

Fu juga mendesak Jepang “merenungkan kesalahan sejarah” dan mematuhi komitmen politik terkait isu Taiwan. Surat tersebut akan diedarkan sebagai dokumen resmi Majelis Umum PBB.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here