
BEIJING – China mengecam laporan dari organisasi Human Rights Watch yang menuduh negara itu memberlakukan pengawasan ketat di dalam negeri dan berusaha membungkam para pengecamnya di luar negeri.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang, mengatakan jika dia belum membaca laporan Human Rights Watch itu.
Sebelumnya diberitakan Human Rights Watch megeluarkan laporan tahunan jika Partai Komunis yang berkuasa telah meningkatkan usaha untuk membungkan para pengecam politik dan memperluas kontrol terhadap para akademisi, tokoh agama dan masyarakat madani.
Beijing juga dituduh berusaha mengontrol sepenuhnya para pelajar dan warga China lainnya di luar negeri, serta media dan politisi berpengaruh di negara-negara seperti Australia dan AS.
China disebut memenjarakan lebih dari satu juta muslim Uighur dan minoritas-minoritas etnis Muslim lainnya di Xinjiang. Di kamp-kamp pemenjaraan itu, para Muslim itu mendapat indoktrinasi politik dan ditekan untuk meninggalkan agama mereka.




