Cuaca Dingin Ekstrem Landa AS, Suhu Capai Rekor Terendah

Ilustrasi Pengungsi Saat Musim Dingin/AFP

AMERIKA SERIKAT – Berbeda dengan Australia yang tengah dilanda cuaca ekstrem panas, Amerika Serikat tengah dilanda cuaca ekstrem dingin dimana Pantai Timur Amerika Utara menggigil dalam pembekuan dan memecahkan rekor  mematikan hingga di selatan Florida.

Di bagian AS dan Kanada, suhu diperkirakan turun di bawah -29 derajat celcius,  dengan angin dingin membuatnya terasa lebih seperti -67 derajat celcius pada Jumat malam.

Di Kanada, angin kencang telah membuat puluhan ribu penduduk di Nova Scotia ketakutan. 

Cuaca ekstrem sejauh ini terkait dengan 19 kematian di AS dan dua lagi di Kanada, menurut laporan yang dikutip BBC.

Empat kematian dilaporkan terjadi kecelakaan lalu lintas di North Carolina Selatan. Kematian lebih lanjut terjadi di Wisconsin, Kentucky dan Texas.

Wisatawan di bandara JFK New York melaporkan kekacauan di terminal pada hari Jumat dan Sabtu, dan berjam-jam menunggu di dalam pesawat yang terdampar menunggu sebuah gerbang.

Seorang penumpang tweeted mengatakan bahwa orang-orang memanggil polisi dan mengancam untuk membuka pintu setelah berjam-jam menunggu penerbangan dari Montreal.

Di tengah kekacauan di JFK, dua jet penumpang bertabrakan pada Sabtu pagi, menurut pejabat dari Otoritas Pelabuhan, yang mengelola bandara tersebut.

Hujan yang memecahkan rekor terjadi beberapa hari setelah sebuah fenomena yang digambarkan sebagai “topan bom” membawa hujan salju lebat ke daerah yang luas di sepanjang Pantai Timur AS, dan juga angin badai.

National Weather Service (NWS) mengatakan pada hari Sabtu bahwa suhu yang berbahaya akan turun sampai Senin, karena gelombang Arktik membawa udara dingin turun dari Kutub Utara Utara.

“Wabah Arktik akan menjaga suhu 20F sampai 30F derajat di bawah rata-rata di seluruh timur laut AS,” Banjir mempengaruhi distrik pelabuhan yang baru direnovasi di kota ini dan membawa sebuah stasiun kereta bawah tanah di pusat kota, dan gelombang raksasa melihat banjir yang membekukan membanjiri bagian-bagian pantai New England.

Walikota Marty Walsh menyalahkan perubahan iklim. “Jika ada yang ingin mempertanyakan pemanasan global, lihat saja di mana zona banjir tersebut,” katanya.

Advertisement