Cuaca Ekstrem Berpotensi  Terjadi di Lampung, Warga Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi

Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai cuaca ekstrem dengan hujan berintensitas sedang hingga lebat yang akan mengguyur beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Dalam laporan yang diterima di Jakarta pada Kamis (13/6/1024), BMKG menyatakan bahwa peringatan ini berlaku mulai Kamis siang pukul 13.00 WIB hingga Jumat pagi, 14 Juni 2024.

Analisis dari stasiun meteorologi Radin Inten Lampung menunjukkan bahwa dalam beberapa jam ke depan, hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi melanda Kabupaten Lampung Timur (Taman Nasional Way Kambas, Labuhan Maringgai, dan Pasir Sakti), Kabupaten Lampung Selatan (Ketapang, Sragi sekitarnya), Tanggamus, dan Pringsewu.

Tim meteorologi juga mendeteksi adanya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berpotensi menyebabkan hujan meluas ke Lampung Selatan (Tanjung Bintang, Kalianda, Sidomulyo, Katibung, Penengahan, Palas, Raja Basa, Candipuro, Merbau Mataram, Bakauheni, Tanjung Sari, Way Sulan, dan Way Panji).

Selanjutnya, hujan diperkirakan akan meluas ke Kabupaten Lampung Tengah (Rumbia, Seputih Banyak, Seputih Surabaya, Bandar Mataram, Bumi Nabung, Way Seputih, Bandar Surabaya, Putra Rumbia) dan Kabupaten Tulang Bawang (Dente Teladas).

Di Kabupaten Lampung Timur, hujan akan melanda wilayah Sukadana, Jabung, Sekampung, Way Jepara, Purbolinggo, Marga Tiga, Sekampung Udik, Bumi Agung, Bandar Sribhawono, Mataram Baru, Melinting, Gunung Pelindung, Waway Karya, Labuhan Ratu, Braja Selebah, Way Bungur, Marga Sekampung, dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau untuk selalu memerhatikan dan mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG, serta mematuhi arahan atau panduan dari pemerintah untuk dapat memitigasi dampak yang mungkin terjadi.

BMKG menilai imbauan ini penting untuk diperhatikan oleh masyarakat Lampung, terutama di Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pringsewu, yang rawan terdampak bencana hidro-meteorologi seperti banjir dan tanah longsor, mengingat peristiwa serupa yang terjadi pada 25 Mei 2024 yang menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas publik dalam jumlah besar.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here