Curah Hujan Tinggi Hingga Februari, BPBD Sidoarjo Minta Warga Waspada

Ilustrasi hujan angin/ Foto: newsth.com

SIDOARJO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo meminta warga waspada akan curah hujan dengan intensitas tinggi yang diperkirakan akan mengguyur Sidoarjo, Jawa Timur, hingga akhir Februari.

Kepala  BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang berpotensi menyebabkan banjir. Air kapan pun bisa masuk ke perumahan warga di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, karena meluapnya Sungai Bangiltak.

“Sungai yang ada di sana sudah tidak bisa menampung air. Mau tidak mau, meluber ke kawasan warga,” kata Dwijo, Rabu (1/2/2017).

Dwijo mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan untuk membuat tanggul di Sungai Bangiltak. “Agar masyarakat yang terdampak, tidak terus-terusan dihantui banjir,” tandasnya, seperti dilansir metrotvnews.

Sementara itu, hampir sebulan lima desa di Kecamatan Jabon terendam banjir. Lima desa tersebut adalah Desa Kupang, Semambung, Kedung Pandan, Kedungrejo, dan Desa Tambak Kalisogo.

Menurut Dwijo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyediakan air bersih sebagai jawaban atas keluhan warga yang sudah berminggu-minggu terdampak banjir. Sulitnya air bersih membuat warga harus menggunakan air seadanya.

“Mendapatkan air bersih sulit sekali. Ada sih, cuma jauh. Jadi, warga memakai air seadanya. Baik untuk mandi, nyuci, dan lain-lain,” ujar Nurul, salah satu warga Desa Kupang Lor, saat kedatangan Wakil Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul, Kamis (26/1/2017).

Advertisement