Dalam Sehari, Puluhan Jamaah Haji Tersesat di Madinah

Ilustrasi/ 1berita.com

MADINAH – Data petugas perlindungan jamaah (linjam) daerah kerja (daker) Madinah, mencatat dalam sehari ada puluhan calon jamaah Haji yang tersesat.

Mereka yang tersesat umunya kebingungan dan tidak bisa menemukan hotel. Paling banyak tersesat setelah berbelanja atau pulang dari salat wajib di Masjid Nabawi.

Jamaah yang tersesat nantinya diantar petugas linjam di sektor-sektor pemondokan CJH dilengkapi mobil untuk mengantar mereka. Sementara itu, di Masjid Nabawi terdapat sektor khusus (seksus) beranggota 21 orang. Sebanyak 15 orang dari TNI-Polri, 4 tenaga musiman, dan 2 sopir.

Sebagaimana dilansir Jawapos, Senin (15/8/2016) Pukul 08.55, waktu setempat calon jamaah haji bernama Isnan kebingungan ketika keluar melalui gerbang utama (pintu 21) Masjid Nabawi.

Diduga karena panik, CJH asal embarkasi Aceh itu bertingkah aneh. Sampai-sampai dia hendak ditangkap polisi untuk dikirim ke rumah sakit.

Sementara itu hingga pukul 13.30 kemarin, petugas menemukan 18 CJH yang kebingungan dan lupa lokasi hotel. Rata-rata mereka berusia di atas 60 tahun dan terpisah dari rombongan.

Jika ada kasus tersesat seperti ini petugas langsung memeriksa tas dan dokumen jamaah yang tersesat. Akan sangat menyulitkan jika mereka tidak membawa alamat hotel, ”Kami punya peta pemondokan jamaah. Tapi, tetap saja susah kalau mereka tidak membawa alamat hotel,” ujarnya.

Advertisement