Bromo Ditutup Total, 2.056 Wisatawan Ajukan Refund

JAKARTA, KBKNEWS.id – Penutupan total kawasan wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat ribuan wisatawan membatalkan rencana kunjungan.

Hingga pertengahan pekan ini, sebanyak 2.056 wisatawan memilih mengajukan pengembalian dana tiket.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyediakan dua pilihan bagi wisatawan yang terdampak, yakni refund atau penjadwalan ulang (reschedule).

Data penjualan tiket untuk periode 9-15 Agustus 2026 mencatat 3.062 pembeli. Jumlah tersebut terdiri dari 2.671 wisatawan nusantara dan 391 wisatawan mancanegara.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyebut sebanyak 1.944 wisatawan nusantara telah mengajukan refund, sedangkan 32 orang memilih reschedule. Sementara itu, 695 wisatawan nusantara belum mengajukan pilihan.

Untuk wisatawan mancanegara, tidak ada yang memilih reschedule. Sebanyak 279 orang tercatat belum mengajukan permohonan kompensasi.

Secara keseluruhan, terdapat 974 wisatawan yang belum menentukan pilihan antara refund dan reschedule.

Penutupan seluruh akses wisata Bromo diberlakukan sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil demi keselamatan wisatawan sekaligus memberikan ruang bagi tim gabungan untuk melakukan pemadaman.

Kebakaran pertama kali terdeteksi di Blok Bantengan pada Senin (3/8/2026). Wisatawan yang terdampak diimbau segera mengajukan refund atau reschedule selama masa tanggap darurat.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here