PONOROGO – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempertanyakan Dana Pemkab Ponorogo Peduli Banaran yang ada di empat rekening bank yang diduga tidak transparan.
Dugaan tersebut datang karena dana yang ada di rekening sebesar Rp4,8 miliar, sementara dana yang masuk ada Rp 6 miliar.
“Kita tahu dana yang masuk untuk bantuan Banaran sekitar Rp6 M. Dan yang ada di rekening sekitar Rp4,8 M,” kata wakil HMI Cabang Ponorogo, Ahmad Faiz, dilansir berita jatim, Kamis (3//8/2017).
Menurutnya warga Ponorogo atau bahkan penyumbang lain perlu transparasi dana tersebut, memang benar-benar disalurkan atau hanya diendapkan saja di bank.
“Kami perlu transparasi dana. Kemanakah dana tersebut. Masuk kantong pejabat atau sudah disalurkan,” tambahnya.
Dia mengancam, jika tidak kunjung ada transparasi akan melaporkan ke pihak kepolisian. “Kami akan laporkan. Polisi juga harus mengusut kemana larinya dana milyaran rupiah itu,” pungkasnya.





