JAKARTA – Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), Raditya Jati melaporkan sebanyak 68 orang meninggal dunia akibat bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) .
“Data meninggal dunia, jadi ini masih sangat dinamis sekali karena masih dalam proses pendataan. Data kami himpun dari semua wilayah yang terdampak pada 68 orang meninggal dunia,” ungkap Raditya dalam konferensi pers virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Senin (5/4/2021).
Raditya mengatakan jumlah korban jiwa ini tersebar sebanyak 44 orang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur, 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Lembata, 2 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, dan 11 orang meninggal dunia di Kabupaten Alor.
Selain itu, 11 orang luka-luka. Dengan rincian sebanyak 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada, dan 5 di Kabupaten Alor. Banjir bandang juga berdampak pada sebanyak 938 KK atau 2.655 jiwa.





