Demi Bisa Makan Daging Sapi saat Lebaran, Tuna Netra ini Rela Jalan Kaki

lebaran
Penyandang Tuna Netra tengah antri dalam pembagian daging sapi di Kebayoran, Jakarta

JAKARTA – Terik matahari Jakarta sangat menyengat. Panasnya hampir membakar kulit, namun suhu panas itu tak menyurutkan Toto berjalan kaki menyusuri jalan Jakarta dari Bekasi dengan tujuan Kebayoran Lama hanya dengan bantuan tongkat.

Toto merupakan penyandang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat. Toto rela menempuh perjalanan jauh tak lain supaya dirinya bisa mengonsumsi daging sapi saat lebaran.

Seperti dilansir Kapanlagi.com pada hari senin kemarin digelar pembagian daging sapi secara cuma-cuma khusus untuk penyandang tuna netra di rumah seorang pengusaha bernama M Fitno. Sebab selama ini, Toto mengatakan jarang makan daging sapi karena harganya yang sangat mahal.

 

lebaran
Toto setelah penerima daging sapi di rumah M Fitno

 

“Jalan dari Bekasi, kalau ada angkutan umum yang baik, baru naik. Nyambung-nyambung gitu,” ujar Toto di kawasan Praja Dalam, Kebayoran Lama.

“Boro-boro makan daging, buat makan aja susah. Penghasilan saya dari memijat enggak cukup buat beli daging,” jelas Toto yang menggunakan kemeja biru.

Sementara itu M Fitno mengaku memanfaatkan peluang dalam bulan Ramadan untuk berbagi kebahagiaan kepada orang yang kurang mampu. Salah satu bentuknya adalah dengan membagi daging kepada tuna netra.

“Kita dikasih rezeki berlebih sama Allah SWT, wajib hukumnya berbagi dengan fakir miskin. Berbagi ke fakir miskin tidak akan membuat harta kita habis, malah menjadi manfaat buat orang lain,” kata dia.

Advertisement