LEBAK –Â Lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang jauh tidak menyurutkan ribuan warga Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, untuk menggunakan hak pilihnya.
Ribuan warga Baduy Dalam dan Baduy Luar tetap antusias mendatangi 12 TPS yang tersebar sejak pukul 07.30 WIB.
Jarak masing-masing TPS di kawasan permukiman Baduy cukup berjauhan dan melintasi hutan belukar dengan tofografi perbukitan. Tapi animo masyarakat Baduy tidak surut begitu saja.
“Warga datang ke TPS I Kaduketug sejak pagi dan mengantre untuk mencoblos hak pilihnya,” kata Djaro Saija, pemuka adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.
Selama ini, kata dia, pelaksanaan Pilkada Banten di kawasan Baduy berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif. Partisipasi masyarakat Baduy pada pilkada juga cukup tinggi dan terbukti mereka rela meninggalkan pekerjaan hariannya, baik di kebun maupun ladang huma.
Perjuangan masyarakat Baduy semata-mata untuk mendapat harapan lebih pada gubernur terpilih agar memperhatikan nasib warga Baduy dengan menyempitnya lahan kawasan Baduy, akibat bertambahnya penduduk.
“Kami berharap Gubernur Banten terpilih bisa memperjuangkan perluasan permukiman Baduy dengan membeli tanah di luar tanah adat,” katanya, dikutip dari Antara.





