JAKARTA – Panas terik Jakarta yang membakar kulit tak lagi dipedulikan oleh Saba. Tumpukan sampah yang teronggok di pinggir jalan merupakan harapan Saba untuk bisa mendapatkan sesuap nasi.
ketika ia mendapati sebuah botol plastik, dengan sigap tangannya memindahkan sampah tersebut ke dalam karung putih yang ia gendong berdampingan dengan Bagus, anak laki-lakinya yang berusia 6 tahun.
Derita hidup Saba bertambah ketika kakinya tersenggol knalpot sepeda motor. Mirisnya Saba hanya diberi uang ganti rugi sebesar Rp 5 ribu untuk berobat.Namun hidup serba kekurangan tak membuat Saba putus asa. Dengan jalan agak picang Saba tetap semangat mencari rezeki.
“Mereka tiap hari tidurnya pindah-pindah kadang di Taman deket Polres Jakut atau di pintu air Rawa Badak,” tulis netizen bernama Dewi Wielly Lestari di akun instagramnya @dewiwiely07
Dalam postingannya Dewi juga mengatakan bahwa istri Saba telah meninggal beberapa waktu lalu, maka tak heran bila Saba memboyong anaknya tiap kali memulung.
“Siapa aja yang ketemu sama bapak Saba dan adik ini bisa di bantu kasih jajan dia pasti seneng sekali dan semoga bertambah rezeki,” kata Dewi dalam penutup postingannya.





