Demonstran Serang Parlemen, Seorang Puluhan Anggota Terluka

Anggota parlemen Macedonia dan wartawan yang terluka / Anadolu

SKOPJE—Seorang anggota parlemen Macedonia dalam kondisi kritis dan beberapa lainnya mengalami luka-luka setelah demonstran menyerbu masuk gedung parlemen. Beberapa wartawan juga dilaporkan mengalami luka. Insiden terjadi pada Kamis (27/4) waktu setempat.

Insiden bermula saat demonstran menggelar unjuk rasa di depan gedung parlemen. Mereka memprotes terlilihnya Talat Xhaferi yang berasal dari etnis Albania sebagai ketua parlemen.

Dilaporkan kantor berita Anadolu, demonstran yang notabene anti-Albania melukai pimpinan partai Sosial Demokrat, Zoran Zaev. Partai yang dipimpinnya memimpin koalisi pendukung Xhaferi.

Aparat keamanan berhasil mengevakuasi anggota parlemen, namun 42 orang, termasuk wartawan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara anggota yang kristis diketahui bernama Ziadin Sela.

Para demonstran juga menyekap sejumlah wartawan dan anggota parlemen di sebuah ruangan. Seorang juru kamera Andolu melaporkan, identitasnya ditahan dan mereka disekap selama beberapa jam. Para demonstran juga mengintimidasi dan memukuli mereka. Demonstrasi ini digerakkan oleh Internal Macedonian Revolutionary Organization- Democratic Party for Macedonian National Unity (VMRO-DPMNE).

Pada Kamis malam, Presiden Macedonia Gjorge Ivanov langsung mengadakan pertemuan darurat untuk menyelesaikan krisis tersebut.

“Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan melalui dialog sesuai dengan konstitusi dan undang-undang Republik Makedonia,” kata Ivanov. “Karena itu saya mendesak para pemimpin partai parlementer untuk datang ke kantor saya guna bertemu dengan para pemimpin dan membahas situasi tersebut.”

PBB pun mengakui tengah memantau situasi terkini. Mereka meminta semua pihak menahan diri. “Kekerasan yang diarahkan pada institusi demokratis dan anggota dewan yang terpilih tidak dapat diterima,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Advertisement