Desa di Mojokerto ini Langganan Banjir Selama Belasan Tahun

Ilustrasi

MOJOKERTO – Desa Gebang Malang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sudah menjadi langganan banjir selama belasan tahun dan sejak Kamis (12/1/2017) kemarin banjir 60 centimeter menggenani wilayah tersebut.

Dilansir Okezone, Jumat (13/1/2017), hari ini banyak anak-anak di sana tidak masuk sekolah dan memilih bermain air di jalan desa. Akses jalan menuju sekolah mereka tergenang hingga air luapan Sungai Sadar setinggi 50 sentimeter.

Selain menggenangi jalan, banjir dari luapan Sungai Sadar itu juga merendam sebagian rumah warga.

“Sejak semalam sekira pukul 01.00 WIB, air mulai meluap dan masuk ke rumah warga. Apalagi yang rumahnya lebih rendah di bandingkan jalan, pasti terendam,” kata Agus (41) warga Gebang Malang.

Menurutnya, banjir akibat meluapnya Sungai Sadar terjadi setiap saat hujan deras mengguyur. Kondisi itu sangat merugikan warga karena aktivitas mereka terganggu.

“Tidak hanya sekali atau dua kali, kalau musim penghujan bisa sampai lima atau enam kali kebanjiran. Dan banjir seperti ini sudah terjadi sejak belasan tahun. Empat jam saja hujan lebat, pasti disini banjir,” terangnya.

Agus menjelaskan, buruknya sistem drainase di Mojokerto menjadi penyebab terjadinya banjir di desanya itu. Pendangkalan Sungai Sadar, menjadi biang kerok meluapnya aliran anak Sungai Brantas itu.

“Harapan kami ada upaya yang serius dari pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menanggulangi banjir ini. Misalnya dilakukan pengerukan dan lain sebagainya. Sehingga warga disini tidak lagi kebanjiran,” pungkasnya.

 

Advertisement