Pasca Longsor, Jalan Penghubung Ponorogo-Pacitan Penuh Lumpur

Ilustrasi longsor

PONOROGO-Bagi pengendara kendaraan yang melintas di jalan Raya Ponorogo-Pacitan diharap berhati-hati.

Pasalnya, jalan pengubung dua Kabupaten tersebut licin pasca diterjang longsor. Tepatnya 300 meter sebelum perbatasan Ponorogo-Pacitan, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (13/1/2017)

Dilansir beritajatim.com, longsor terjadi  sejak kemarin, Kamis (12/1/2017) sore. Lumpur bercampur air pun terjun bebas dari tebing. Lumpur menutupi jalan hingga ketinggian 1 meter dan panjang 76 meter.

 

Pun ada pohon pinus tumbang menutupi jalan. Juga ada patahan dahan pohon pinus. “Warga langsung membersihkan lumpur tadi malam,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, Setyo Budiono, Jumat (13/1/2017).

Tidak hanya itu, lanjut dia, warga meneruskan pembersihan sampai Jumat (13/1/2017) pagi. Namun warga yang ingin melintas diharap tetap berhati-hati.

“Masih licin. Apalagi hujan masih diprediksi mengguyur Ponorogo dan sekitarnya,” ujar Budi, panggilan akrab Setyo Budiono.

 

Diberitakan sebelumnya Hujan disertai angin cukup kencang melanda Kabupaten Ponorogo, dari Kamis (12/1/2017) sore sampai Jumat (13/1/2017) dini hari. Puluhan pohon berumur puluhan tahun pun bertumbangan di kota reyog.

 

Dari data yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, pohon tumbang terjadi di Jalan Gajah Mada Kecamatan Ponorogo Kota, Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Ponorogo Kota, Jalan Trunojoyo, Jalan Raya Ponorogo-Pacitan Kecamatan Slahung, Desa Lembah, Kecamatan Babadan.

Advertisement