Dibantu Uni Eropa, Iran Yakin Mampu Hadapi Sanksi AS

Para pemimpin Iran yakin akan mampu mengatasi sanksi eonomi yang dikenakan AS karena tidak didukung Eropa dan beberapa negara lain minta pengecualian

MOSKOW – Menteri luar negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan beberapa pejabat di pemerintahan AS ingin memulai perang dengan Iran.

“Rupanya, mereka yang meluncurkan perang AS-Irak pada tahun 2003 bercita-cita untuk melepaskan perang lain, dan kali ini dengan Iran. Ini akan berarti bahwa mereka melakukan bunuh diri,”  katanya, kepada kantor berita negara Rusia, RIA Novosti sebelum kunjungannya ke Moskow.

Dia mengatakan Teheran tidak menginginkan perang dengan negara mana pun, tetapi jika AS mengatur bentrokan bersenjata dengan Iran, negara itu akan membela kepentingan nasionalnya “dengan semua kekuatannya”.

Ditanya apakah Teheran akan terus mematuhi Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), umumnya dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, Zarif mengatakan ika kesabaran Iran memiliki batasnya.

Dia mengatakan jika Uni Eropa gagal membantu Iran menahan sanksi AS, negara itu dapat meninjau kembali perjanjian tersebut.

Salah satu masalah penting saat ini adalah pembentukan Perdagangan Khusus dan Instrumen Keuangan (STFI) antara Iran dan Eropa, yang disebut SATMA di Persia – sebuah perusahaan yang terdaftar oleh Teheran dalam upaya untuk mempercepat pertukaran perdagangan antara Iran dan Eropa.

Saluran pembayaran khusus Eropa Instrumen dalam Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX) akan mengizinkan transaksi keuangan yang melewati sanksi AS, Zarif mengatakan, menambahkan mekanisme yang mirip dengan INSTEX dapat diimplementasikan dengan negara lain, termasuk Rusia dan Turki.

Menurut Zarif, Iran mampu menjual minyaknya meski ada sanksi saat ini.

“Iran akan dapat mengatasi sanksi Amerika. Banyak negara telah menyatakan kesiapan mereka untuk berdagang dengan Iran. Iran dan Uni Eropa berada di ambang kesepakatan bahwa, meskipun ada sanksi AS yang bersifat sepihak, akan memungkinkan untuk menjual minyak Iran dan menerima penghasilan darinya, “tambahnya.

Advertisement