TEXAS – Seorang pelajar berusia 17 tahun yang bersenjata senapan dan pistol menembaki sekolah tinggi Texas pada hari Jumat (18/5/2018) dan menewaskan sembilan siswa dan seorang guru.

Para siswa mengatakan pria bersenjata itu, yang diidentifikasi oleh penegak hukum sebagai Dimitrios Pagourtzis, melepaskan tembakan di kelas seni di Sekolah Tinggi Santa Fe sesaat sebelum pukul 8 pagi. Para siswa dan staf melarikan diri setelah melihat teman-teman sekelas terluka dan alarm kebakaran memicu evakuasi penuh.

Insiden itu adalah yang terbaru dalam serangkaian penembakan mematikan di sekolah-sekolah AS. Tujuh belas remaja dan pendidik ditembak mati di Parkland, Florida, pada 14 Februari, pembantaian yang memicu perdebatan panjang negara tentang kepemilikan senjata.

Teman-teman sekelas menggambarkan Pagourtzis sebagai penyendiri yang tenang dan sukan bermain sepak bola. Pada Jumat, kata mereka, ia mengenakan jas hujan ke sekolah di Santa Fe, yang terletak sekitar 50 kilometer di sebelah tenggara Houston, pada hari ketika suhu mencapai 90 derajat Fahrenheit (32 derajat Celsius).

Dilansir Reuters, Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan Pagourtzis memperoleh senjata api dari ayahnya, yang telah secara sah mengakuisisi mereka, dan juga meninggalkan peledak.

Advertisement