ACEH (KBK) – Untuk membantu korban gempa Aceh, Tim Kesehatan Dompet Dhuafa yang dikomandoi LKC Dompet Dhuafa Aceh, melakukan tindakan emergency dan aksi layan sehat ke tenda-tenda pengungsian dan puskesmas-puskesmas di daerah terdampak.
Hal itu disampaikan dr. Ilham, Pimpinan LKC Dompet Dhuafa, Aceh kepada KBK (15/12/2016). Seperti Rabu, (7/12/2016) pelayanan emergency dilakukan tim kesehatan di Puskesmas Trienggadeng. Di sini dilakukan tindakan medis untuk 7 orang pasien dan 72 orang pasien rawat jalan dan di rujuk ke rumah sakit sebanyak 3 orang.
Esok harinya, Kamis, (8/12/2016) masih di tempat yang sama merawat pasien inap 4 orang dan rawat jalan 56 orang serta melakukan tindakan medis untuk 3 pasien. Selain itu dirujuk 4 orang ke rumah sakit.
Dan di hari Jumat, (9/12/2016) Pelayanan Emergency di Puskesmas Trienggadeng, merawat 5 orang pasien rawat inap dan 83 pasien rawat jalan dan melakukan tindakan medis untuk 8 pasien serta merujuk 3 pasien ke rumah sakit.
Selain di Puskesmas, kata dr. Ilham, tim kesehatan juga mendatangi camp pengungsi di Desa Tambui, Kecamatan Trienggadeng untuk 43 pasien dan di desa Sagoe Balai Kutang, Kecamatan Trienggadeng sebanyak 57 orang.
Di hari Sabtu, (10/12/2016), Pelayanan emergency kembali dilaksanakan di Puskesmas Trienggadeng dengan merawat 9 pasien rawat inap, 118 pasien rawat jalan dan melakukan tindakan medis untuk 6 pasien. Di hari itu, juga dikirim 4 pasien untuk dirujuk ke rumah sakit.
“Di hari yang sama dilakukan pelayanan keseharan di camp pengungsian, Desa Teungoeh Musa, Kecamatan Bandar Batu melayani 261 pasien pengungsi,” ujarnya.
Di hari Ahad, (11/12/2016) pelayanan emergency dilanjutkan di Puskesmas Trienggadeng, dengan merawat 5 pasien rawat inap, 126 pasien rawat jalan dan melakukan tindakan medis untuk 3 pasien
kemudian merujuk 1 pasien ke rumah sakit.
“Selain itu kita juga mendistribusikan MPASI bantuan dinas kesehahatan ke 27 desa di Kecamatan Trienggadeng,” jelas dr. Ilham.
Pada Senin, (12/12/2016) Pelayanan Emergency di Puskesmas Trienggadeng merawat inap 3 pasien dan 90 pasien rawat jalan dan melakukan tindakan medis untuk 7 orang. Selanjutnya dilakukan t home visit ke Desa Paya untuk merawat 7 pasien yang sakit di rumah.
Di hari yang sama, lanjut dr. Ilham, dilakukan pembagian sarung untuk balita dan ibu hamil untuk 100 pengungsi.
Selanjutnya, di Selasa (13/12/2016) Pelayanan emergency dilakukan di Puskesmas Trienggadeng dengan merawat inap 6 orang pasien rawat inap dan 101 pasien rawat jalan dan melakukan tindakan medis untuk 1 pengungsi. Juga dilakukan home visite ke Desa Teungoeh Musa untuk merawat 27 orang korban gempa.





