Dinkes DKI Pastikan RSUD dan Puskesmas di Jakarta Bebas Vaksin Palsu

RSUD Cengkareng/IST

JAKARTA-Dinas Kesehatan DKI Jakarta menjamin seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sampai Puskesmas di Jakarta bebas vaksin palsu.

Tapi, Kepala Dinas Kesehatan DKI, Koesmedi Priharto menyatakan, pihaknya akan melakukan operasi untuk menarik seluruh vaksin yang ada.

Hal ini dilakukan untuk lebih mengantisipasi adanya kebocoran vaksin palsu yang terlanjur beredar dan sempat menggegerkan warga Jabodetabek.”Yang penting kita amankan dulu semua. Kita ganti vaksinnya nanti,” ujar Koesmedi.

Mulai hari ini , dia menginstruksikan jajarannya di Kecamatan, Puskesmas, sampai Suku Dinas Kesehatan untuk turun langsung mengecek keberadaan vaksin di dokter praktik mandiri (klinik kesehatan) dan rumah sakit swasta yang ada di Jakarta.

Mereka akan cek ada vaksinnya, terus dilihat faktornya, ngambilnya dari mana. Kalau ada yang mencurigakan, akan kami serahkan langsung ke BPOM melalui Dinas Kesehatan DKI,” tegas Koesmedi.

Dia bertekad akan melakukan pemeriksaan dengan operasi tanpa tenggat waktu untuk mengantisipasi peredaran vaksi palsu di 44 Kecamatan yang ada di Ibu Kota.”Walaupun sejauh ini belum ada laporan atau pun kita temukan vaksin yang bermasalah di DKI. Tapi akan kita telusuri terus,” katanya, seperti dilansir JPNN,Senin (27/6)

Seperti dikatahui, Pekan Lalu Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengungkap adanya praktek pemalsuan vaksin yang dilakukan sepasang suami-istri. Benda tersebut ditemukan saat keduanya digerebek petugas di rumah mereka di Perumahan Kemang Pratama Regency, Jalan Kumala 2 M29, RT 09/05, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (22/6) lalu.

Advertisement