BANDUNG – Dinas Kesehatan Jawa Barat memastikan telah mensiagakan 324 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di sepanjang jalur mudik yang tersebar di utara, selatan dan tengah Jawa Barat.
“Puskesmas yang kami siagakan dalam pelayanan kesehatan Idul Fitri 1437 Hijriah ini tersebar di 25 kabupaten/kota yang daerahnya menjadi perlintasan arus mudik dan balik di Jawa Barat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Alma Lucyati, kepada Antara, Minggu (26/6/2016).
Jumlah terbanyak berada di Karawang, “Untuk puskesmas yang disiagakan di jalur mudik, terbanyak itu ada di Kabupaten Karawang yakni kami menyiagakan 36 puskesmas,” kata dia.
Selain itu Alma mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan Polisi Daerah (Polda) Jabar serta Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) untuk penempatan posko kesehatan.
“Untuk tahun ini penekanan pada berbagai titik jalur mudik dan balik lebaran sesuai arahan Polda Jabar dan DLLAJ Jabar, jadi ada peta mudik dari berbagai jalur,” katanya.
Sebagai persiapan sebelum lonjakan mudik yang biasanya terjadi di H-7, Dinkes Jawa Barat juga mengamati data tentang penyakit apa saja yang biasa timbul serta pemetaan kasus-kasus kecelakaan yang terjadi di sepanjang jalur baik jalur utara maupun selatan Jabar.
Sebagai contohnya, kata Alma, sebanyak 72 persen kasus kematian akibat kecelakaan pada 2015 terjadi di lokasi sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.





