JAKARTA – Dompet Dhuafa mengajak semua lapisan masyarakat untuk hijrah melalui gerakan wakaf agar bisa menciptakan kebangkitan ekonomi berbasis wakaf, apalagi telah lahirnya masa pandemi.
Hendri Saparini, PhD, selaku Bendahara Yayasan Dompet Dhuafa mengatakan dalam Webinar Wake Up Wakaf yang digelar Kamis, 7 Oktober 2021, jika bukan hanya orang yang memeiliki aset saja yang bisa melakukan wakaf.
Namun menurutnya, wakaf bisa berbentuk uang, seberapa pun besar kecilnya,
“Artinya semua orang akan bisa mengikuti ikhtiar kita untuk bangkit dengan menghijrahkan pemikiran kita bahwa kita akan mengoptimalkan kekuatan yang kita miliki,” ujarnya.
Dia menambahkan, Indonesia terkenal sebagai negara paling dermawan dan tidak hanya dompet dhuafa saja yang sangat merasakan kedermawanan masyarakat Indonesia yang tidak hanyak menyumbangkan harta saja, tapi pemikiran bahkan tenaga.
“Pemikiran dan inovasi-inovasi yang bisa kita lakukan untuk menggerakan ekonomi kembali bangkit, hijar dengan kekutana yang ada, dan selesai pandemi kita bangkit dengan struktur eklonomi yang lebih baik,” tegasnya.
Ditambahkannya, bahwa dalam melakukan hijrah dengan wakaf, ada satu hal yang dikenalkan dompet dhuafa, yakni tidak sekedar berkolabrasi tapi diterjemahkan dalam aksi nyata yang digaungkan dalam #kolaborAksi, atau sinergi dengan aksi-aksi yang terlihat nyata dalam menjalankan amanah-amanah dari para donatur.





