JAKARTA, KBKNews.id – Dompet Dhuafa menjalin kerja sama strategis dengan Gramedia dalam meluncurkan program kemanusiaan bertajuk “Sedekah Al-Quran”. Program ini bertujuan untuk mendistribusikan mushaf Al-Quran ke berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di pulau Sumatra dan pelosok Nusantara lainnya, guna mendukung literasi kitab suci di kalangan umat Muslim.
Direktur Mobilisasi dan Sumber Daya Etika Setiawanti menceritakan bagaimana masyarakat di daerah pelosok atau pengungsian tetap memiliki semangat tinggi untuk beribadah dan membaca Al-Quran, meskipun harus dilakukan di bawah tenda sederhana dengan fasilitas yang terbatas.
Dompet Dhuafa berkomitmen menyalurkan bantuan Al-Quran kepada masyarakat dengan integritas dan kredibilitas. “Kami sangat berupaya untuk menjaga terus kepercayaan dari publik,” ujar Etika di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Sementara itu, perwakilan Gramedia, Rezza Patria Wibowi, menyatakan bahwa keterlibatan mereka dalam penggalangan donasi Al-Quran ini merupakan bagian dari agenda khusus selama bulan Ramadan. Menurutnya, Gramedia baru mulai sangat aktif dalam kegiatan penggalangan donasi Al-Quran seperti ini dalam dua hingga tiga tahun terakhir, namun antusiasme masyarakat ternyata sangat luar biasa.
“Sebelum Ramadan bahkan sebelum Ramadan masih sangat ramai,” ujar Rezza.
Reza menambahkan bahwa keputusan Gramedia untuk fokus pada program ini didukung oleh data dan fakta mengenai kebutuhan Al-Quran di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim yang besar, kebutuhan akan mushaf Al-Quran yang layak masih sangat tinggi, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh akses distribusi komersial.
Namun, program ini bukan tanpa tantangan. Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa proses produksi Al-Quran tidak bisa dilakukan secara instan dalam jumlah besar sekaligus. “Kami tidak bisa langsung memproduksi sekian ribu dalam satu hari karena ada keterbatasan kapasitas produksi di percetakan,” ujar Reza menjelaskan kendala teknis yang dihadapi.
Sistem produksi dilakukan dengan metode batching atau bertahap. Setiap kelompok produksi yang selesai akan langsung disalurkan ke wilayah target, kemudian dilanjutkan dengan produksi kelompok berikutnya. Pola ini dilakukan agar proses distribusi bisa berjalan beriringan dengan proses cetak, sehingga bantuan tidak menumpuk terlalu lama di gudang penyimpanan.
Selain kendala teknis produksi, tantangan terbesar lainnya yang dihadapi dalam program “Sedekah Al-Quran” ini adalah masalah logistik. Biaya pengiriman atau ongkos kirim ke wilayah-wilayah terpencil di Nusantara seringkali cukup tinggi, yang menuntut manajemen distribusi yang sangat efisien dari pihak penyelenggara agar donasi masyarakat tersalurkan tepat sasaran.
Melalui kolaborasi ini, Dompet Dhuafa dan Gramedia berharap dapat menjembatani kebaikan para donatur untuk membantu saudara-saudara seiman yang membutuhkan Al-Quran. Program ini diharapkan tidak hanya menyediakan fisik kitab suci, tetapi juga membangun semangat literasi dan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Quran.





