TANGERANG SELATAN – Dompet Dhuafa menggelar Tinjauan Manajemen dan Rapat Kerja Sekolah Wakaf bersama manajemen Perguruan Islam Al Syukro Universal dan Sekolah Smart Cibinong (SSC), di bilangan Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu dan Kamis, 29 – 30 Juni 2022.
Iqbal, selaku General Manager Pemberdayaan & Pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa, dalam kesempatannya menyampaikan harapan agar ke depan sekolah wakaf yang dikembangkan oleh Dompet Dhuafa ini mampu menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah umum lainnya terutama sekolah Islam. “Evaluasi kinerja ini juga merupakan bentuk komitmen Dompet Dhuafa dalam menjaga amanah aset wakaf,” harapnya.
Secara garis besar ada beberapa poin yang menjadi pembahasan dalam kegiatan ini. Pencapaian Key Performance Indicator (KPI) pada satu tahun ke belakang, menganalisis faktor capaian, merancang rencana kerja dan keuangan sekolah untuk tahun ajaran 2022/2023, dan mengevaluasi Renstra pada masing-masing sekolah.
Muhammad Syafi’ie, selaku Manajer Pendayagunaan Aset Wakaf Dompet Dhuafa yang mengawal jalannya Tinjauan Manajemen dan Rapat Kerja, menjelaskan, “Tinjauan Manajemen penting dilakukan guna mengevaluasi kinerja pengelolaan aset wakaf di bidang pendidikan, dalam hal ini Perguruan Islam Al Syukro Universal dan Sekolah Smart Cibinong. Hasil Tinjauan Manajemen ini menjadi input penting dalam merumuskan rencana kerja tahun berikutnya agar bisa lebih optimal.”
Syafi’ie juga menjabarkan roadmap pengembangan aset wakaf pendidikan Dompet Dhuafa sebagai visioning bersama. Selain membahas hal-hal yang terkait dengan manajemen sekolah wakaf, dalam pertemuan ini masing-masing perwakilan menyerahkan secara simbolis hasil surplus wakaf pengelolaan aset pendidikan selama satu tahun. Nantinya keuntungan ini akan disalurkan kepada mauquf ‘alaih yang berhak dan dioptimalkan untuk peningkatan kualitas serta layanan sekolah wakaf Dompet Dhuafa.
“Beberapa poin yang menjadi catatan kami pada Tinjauan Manajemen kali ini adalah layanan pendidikan sudah cukup baik, layanan operasional banyak yang masih perlu diperbaiki, seperti layanan keuangan dan lain-lain. Tidak hanya itu, kita juga membahas dari aspek kepegawaian yang alhamdulillah sudah baik, namun perlu adanya penguatan dalam beberapa segmen, peningkatan komunikasi lembaga, dan complain handling perlu kami perbaiki di sisi mekanisme serta penanggungjawab yang jelas,” ujar Direktur Sekolah Smart Cibinong, Wildan Hakim Mahardhika.
Cici Kurniasih selaku Direktur Perguruan Islam Al Syukro Universal juga memaparkan tentang rencana strategis yang akan dilaksanakan oleh manajemen Perguruan Islam Al Syukro Universal. “Kami sudah menyiapkan road map dalam rencana strategis 2022-2027. Pada tahun pertama akan dilakukan persiapan tata kelola organisasi dan peningkatan kualitas, tahun kedua inovasi pembelajaran dan penguatan keunggulan sekolah, ketiga ekspansi dan pengembangan sekolah, tahun selanjutnya digitalisasi sistem managemen sekolah, dan pada puncaknya di tahun kelima kita akan melakukan pengimbasan model sekolah. Tentunya dalam rencana ini kami juga menyiapkan berbagai langkah agar bisa berjalan dengan optimal,” paparnya, dilansir dompetdhuafa.org.
Tinjauan Manajemen dan Rapat Kerja Sekolah Wakaf, menunjukan komitmen Dompet Dhuafa menjaga amanah, akuntabilitas, dan profesionalisme pengelolaan aset wakaf bidang pendidikan.





