Dompet Dhuafa Gulirkan Program Air untuk Kehidupan bagi Warga Wonogiri yang Masih Terdampak Kekeringan

WONOGIRI – Warga Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri, hingga musim hujan sudah turun dimana-mana, hingga kini masih mendamba hujan.

Sudah lebih dari sembilan bulan, hujan tidak turun membasahi desa mereka, dan menyebabkan warga menderita kekeringan, dan membuat Dompet Dhuafa melalui Semesta Hijau (Semai) turut menggulirkan program Air Untuk Kehidupan (AUK) bagi warga Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri.

Program pemasangan pompa air dan pipanisasi dengan memanfaatkan Luweng (sumber mata air di dalam goa), untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Heri, selaku Kepala Desa Gendayakan, dalam sambutannya saat menggelar tasyakuran program tersebut, Jumat (27/12/2019) mengucap syukur Alhamdulillah karena ada yang peduli dan mengirimkan program luar biasa ini ke desanya.

“Akses mudah air bersih menjadi dambaan warga Gendayakan sedari dulu. Mengingat saat kemarau datang, bukan hal mudah bagi warga untuk mendapat air bersih. Menjual hewan ternak dan menukarnya dengan tangka-tangki air menjadi salah satu jalannya,” jelasnya.

Kebahagiaan warga juga terpancar saat gelaran tasyakuran berlangsung. Semua berbondong-bondong menghadiri acara yang berlangsung persis di sebelah sumber mata air tersebut. Raut Bahagia terpancar saat air sudah mengalir deras ke toren dan siap untuk warga nikmati.

“Ini sebuah kolaborasi apik untuk tahap pertama mengalirkan air bagi warga Gendayakan. Semoga kita dapat terus berkolaborasi untuk menghadirkan program secara penuh. Ini adalah akses dan instalasi milik semua. Kami berharap warga dan pemerintah desa dapat merawat dengan baik, agar manfaatnya dapat terasa hingga generasi-generasi mendatang,” ucap Udhi Tri Kurniawan, selaku GM Ekonomi dan Lingkungan Dompet Dhuafa, dilaporkan Taufan YN.

Advertisement