JAKARTA -Dompet Dhuafa menginformasikan seluruh pencapaian selama satu tahun ke belakang dengan menggelar Public Expose 2022 dalam rangkaian acara bertajuk Indonesia Humanity Summit (I-HitS) 2022 yang digelar secara elegan di Gedung Nareswara Smesco, Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (4/1/2022).
Suci Hendrina selaku Head of CSR and Corporate Communication PT Paragon Technology and Innovation yang hadir sebagai pembicara dalam I-HitS 2022 tersebut menjelaskan bagaimana peran korporasi dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan melalui peningkatan mutu pendidikan.
PT Paragon Technology and Innovation berupaya mewujudkan hal tersebut dengan berkolaborasi bersama pihak-pihak yang memiliki kesamaan visi seperti Dompet Dhuafa.
“Bagaimana peran korporasi untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Sebuah organisasi atau perusahaan hanya akan maju dan berkembang karena majunya orang-orang yang ada di dalamnya. Ketika kita bicara sebuah bangsa, ketika kita bicara pembangunan Bangsa Indonesia, bangsa ini tentunya akan maju hanya karena majunya masyarakat yang ada di dalamnya. untuk itulah Paragon konsentrasi di bidang pendidikan dengan upaya kami untuk mewujudkan peningkatan inklusifitas pendidikan didukung tumbuh kembangnya semua ekosistem pendidikan yang ada di Indonesia,” jelas Suci, dikutip dari dompetdhuafa.org.
Dandhy Dwi Laksono selaku Co-Founder & Creative Director of Watchdo hadir untuk membuka wawasan bagaimana informasi mampu memberikan dampak besar dalam upaya pembangunan Bangsa Indonesia. Melalui sambungan video, Dandhy menjelaskan dalam proses demokrasi harus adanya informasi yang melahirkan timbal balik dari masyarakat untuk menjadi pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan arah dan kebijakan dalam bernegara.
“Demokrasi yang baik selalu disokong oleh informasi yang baik dan simetris, terjadi pertukaran informasi yang simetris, masyarakat yang cukup literasi sehingga diskursus dalam demokrasi dan bernegara menjadi sehat, tidak ada bias informasi sehingga melahirkan masukan-masukan yang nantinya dijadikan bahan formulasi dalam menentukan kebijakan negara,” tandasnya.





