JAKARTA – Dompet Dhuafa kembali meraih apresiasi dalam perhelatan Indonesia Customer Experience (ICX) 2023 dengan predikat Very Good dalam Kategori Zakat, Infaq, dan Sedekah.
Penghargaan tersebut diterima dalam perhelatan yang digelar Majalah SWA & Business Digest (BD) dengan sub-tema “The Power of Customer Experience in Driving Customer Engagement & Business Growth”, pada Kamis (23/2/2023), secara daring.
“Memberikan pengalaman yang positif kepada para pelanggan bagi Organisasi Pengelola Zakat seperti Dompet Dhuafa adalah sebuah keniscayaan. Dengan pemanfaatan teknologi digital, donatur dan penerima manfaat dapat mengoptimalkan waktu sekaligus memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan mereka,” sebut Prima Hadi Putra selaku Direktur Komunikasi dan Teknologi Dompet Dhuafa, pasca menerima penghargaan.
Sementara Kemal E. Gani selaku Group Chief Editor SWA Media, melalui sambutannya menyampaikan, bahwa melihat peran strategis customer experience dalam relasi antara merek dan pelanggan, Majalah SWA dan Business Digest (BD) kembali menyelenggarakan survei bertajuk “Indonesia Customer Experience Index (ICXI) 2023” dan kepada para pemenangnya diberikan penghargaan “Indonesia Customer Experience Award 2023”.
“Penyelenggaraan survei ini bertujuan untuk memberikan feedback sekaligus apresiasi kepada merek-merek yang berhasil memberikan pengalaman yang positif kepada para pelanggannya karena merek-merek tersebut tiada henti berkreasi dalam menaklukkan gelombang harapan dan tuntutan pelanggan yang semakin dinamis saat ini,” jelas Kemal E. Gani.
Yaitu penghargaan terhadap merek-merek yang berhasil memberikan pengalaman yang positif kepada para pelanggannya. Penyelenggara Indonesia Customer Experience Award 2023 juga bertujuan untuk memberikan feedback, sekaligus apresiasi kepada merek-merek yang tanpa henti berkreasi dalam menaklukkan gelombang harapan dan tuntutan pelanggan yang terus menantang.
Penghargaan Indonesia Customer Experience Award 2023 berhasil memeringkat 286 merek dari 104 kategori produk yang dipilih berdasarkan hasil survei kepada pelanggan dengan metodologi survei terhadap 5.000 responden yang merupakan pelanggan dari berbagai kategori produk/jasa.
Responden terdiri dari laki-laki dan perempuan, berusia 21-40 tahun, dan berpendidikan minimal SMA. Responden dipilih secara acak bertahap (Multistage Random Sampling). Survei dilakukan 6 kota utama yaitu, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.
Pengalaman responden dinilai terhadap merek-merek yang pernah digunakan yaitu pada aspek kognitif, afektif, perilaku, dan sosial. Responden diwawancara secara langsung, tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Responden dibantu dengan aplikasi mobile survey untuk menjawab pertanyaan terstruktur.





