Dompet Dhuafa Respon Musibah Lion Air JT 610

JAKARTA— Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa bergegas bantu ratusan korban dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, yang hilang kontak dari pagi ini (Senin, 29/10).

“‘Sudah A1 (jatuh),di daerah Karawang’ kata Yusuf Latif sebagai Humas Basarnas,” ujar, Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi drg. Imam Rulyawan, MARS.

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak pukul 06.33 WIB. Hingga siang ini, beberapa potongan maupun serpihan dari jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 sudah ditemukan, baik dompet milik korban hingga puing-puing pesawat.

Merespon kejadian tersebut Tim aktivis kemanusiaan Dompet Dhuafa menerjunkan 10 relawan terdiri atas tim medis, rescue dan layanan pemulasaran jenazah (barzah). Tim akan sigap untuk membantu evakuasi para korban dan memberikan layanan medis darurat dilokasi.

Tidak hanya itu Dompet Dhuafa juga menerjunkan tim spesialis penyelaman untuk ikut dalam evakuasi di bawah laut. Setibanya di Karawang tim akan berkoordinasi dengan pos utama Basarnas.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pesawat membawa 189 orang. “178 dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 6 awak kabin,” kata Soerjanto dalam keterangan pers Basarnas dan KNKT, Jakarta, Senin (29/10).

Advertisement