Dua Awak Kapal Cargo Disandera Abu Sayyaf

Ilustrasi
MANILA – Militan Filipina menyandera dua awak dari sebuah kapal kargo pada Kamis (23/3/2017) hanya beberapa jam setelah tentara menyelamatkan dua warga Malaysia yang ditahan selama sekitar delapan bulan di sebuah pulau selatan.

Sandera dilakukan ketika kapal itu dalam perjalanan ke General Santos City di selatan Pulau Mindanao dari Filipina tengah. “Dua awak Filipina, kapten kapal dan chief engineer, yang ditangkap,” kata Letnan Komandan Alvin Dagalea kepada  wartawan.

“Laporan masih samar, tapi kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Abu Sayyaf berada di belakang serangan itu.” tambahnya.

Di kepulauan Sulu di dekatnya, tentara menyelamatkan  dua tawanan Malaysia di perairan Pulau Pata, kata Mayor Jenderal Carlito Galvez Jr., komandan Komando Mindanao Barat.

Bulan ini, Presiden Rodrigo Duterte memohon bantuan dari walikota di bagian Muslim dari selatan untuk menghadapi militan dan mengancam untuk memberlakukan darurat militer di sana jika masalah ini tidak ditangani.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana telah menjelaskan penculikan Abu Sayyaf sebagai aib nasional, dan mengatakan jumlah sandera telah meningkat menjadi 31 dari 18 tawanan saat Duterte berkuasa pada 30 Juni, demikian dilansir Reuters.

Advertisement