Dua Desa di Jombang Terendam Banjir Satu Meter

Ilustrasi Banjir rendam lima Dukuh di Pekalongan pada Minggu 26 Januari 2020/ Antara

JOMBANG – Banjir setinggi  1 meter merendam dua desa di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kepala Seksi Perlindungan Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Jombang Gunadi mengatakan banjir diakibatkan tanggul jebol di Sungai Konto yang hulunya dari Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut).

“Ada dua sungai yang tanggulnya jebol di Desa Brangkal dan satunya lagi Desa Gondang Manis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo,” katanya di Jombang, Jumat.

Ia mengatakan lebar tanggul jebol dari dua sungai itu masing-masing antara 4-5 meter. Musibah tanggul jebol itu terjadi pada Kamis (4/2) sore.

Hingga kini, air hingga kini juga masih mengalir deras sehingga merendam rumah warga. Bahkan, ketinggian hingga kini masih 1 meter.

Ia menyebutkan hingga kini debit air belum turun signifikan, sehingga banjir pun masih melanda rumah warga. Terlebih jika dari hulu terjadi hujan turun dengan intensitas tinggi, dimungkinkan ketinggian air yang menggenang juga bisa naik.

“Ini belum ada tanda surut, air juga deras sekali dan masuk ke rumah warga,” kata dia, dikutip Antara.

Ia menambahkan kondisi banjir ini cukup parah. Jika sebelumnya, di desa itu juga pernah terjadi banjir, namun tidak separah tahun ini. Hal ini karena tanggul jebol sehingga air tidak mudah untuk dibendung.

Pihaknya mendata terdapat kurang lebih ribuan rumah warga yang terendam banjir tersebut. Terdapat kurang lebih 5.480 jiwa yang terdampak banjir yang terdiri dari dewasa dan anak-anak. Mereka terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sehingga terhindar dari banjir.

Advertisement