Dua Orang Tertabrak Kereta di Banyumas dan Cilacap

ilustrasi: jenazah

BANYUMAS – Dua orang dilaporkan tersambar kereta api di lokasi berbeda, yakni di Kabupaten Cilacap dan Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/10/2017).

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko mengatakan berdasarkan laporan, kejadian pertama terjadi di di Km 371+2, petak jalan antara Stasiun Kawunganten dan Stasiun Jeruklegi, Cilacap, pukul 13.30 WIB.

Saat itu, kata dia, masinis KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabayagubeng melihat ada seorang pria berjalan searah dengan kereta api yang datang dari arah barat.

Oleh karena itu masinis segera memberikan Semboyan 35 dengan membunyikan terompet lokomotif. Akan tetapi pria itu tidak menghiraukan suara terompet lokomotif dan tetap berjalan hingga akhirnya tersambar KA Argowilis.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke Desa Sidaurip, Kecamatan Kawunganten, “Korban yang tidak diketahui identitasnya itu diduga mengalami gangguan jiwa,” katanya.

Sementara di Kabupaten Banyumas, kata dia, KA 2727 yang membawa semen tujuan Cirebon menyambar seorang pria di dekat jalur hilir Km 348+8/9, petak jalan Purwokerto-Karanggandul, pada pukul 13.55 WIB.

“Saat ditemukan, korban atas nama Pak Yoto (60), warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, masih dalam keadaan hidup karena hanya mengalami luka di kepala. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Purwokerto untuk mendapatkan pertolongan,” katanya.

Ixfan mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur rel terutama yang sudah jalur ganda karena frekuensi kereta api yang melintas cukup tinggi.

Advertisement