Dubes Palestina untuk Indonesia Unkap Kekejaman Rezim Israel

Salah satu anak keluar baker yang terkena rudal Angkatan Udara Israel 2014 lalu. Foto: Ist

DEPOK – Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengungkaokan ada sekitar 200 anak dipenjara oleh tentara Israel.

Dia juga menegaskan jika hal tersebut haus dihentikan. “Kekerasan Israel terhadap warga kami harus dihentikan,” katanya di Hari Solidaritas Internasional Palestina, di Depok, Jawa Barat, KamisĀ  (29/11/2018).

Sementara itu, Direktur Said Aqil Siradj (SAS) Imdadun Rahmat mengatakan tak hanya memenjarakan anak-anak, militer Israel juga merusak properti di Tepi Barat. “Rumah anak-anak yang ditangkap juga banyak yang dirusak oleh para militer,” tuturnya.

Selain itu, Imdadun menuturkan Israel juga menerapkan pola sistematik untuk mengusir warga Palestina dari sekitar Yerusalem Timur. Dia mengatakan awalnya Israel menerapkan kependudukan 70 persen untuk mereka dan 30 persen untuk Palestina. Namun, kiniĀ  jadi nol persen untuk Palestina.

Imdadun setuju dengan pernyataan Dubes Zuhair yang menyebutkan Negeri Bintang Daud mengepung wilayah Palestina sehingga masyarakat susah bergerak.

Selain itu, menurut Imdadun, harus ada kritik terhadap Arab Saudi yang melarang pengungsi Palestina untuk berhaji. “Dari kebijakan ini, bisa bertujuan mengurangi warga Palestina untuk kembali ke negaranya,” tukas dia, dikutip metrotvnews.

Indonesia menyerukan kepada negara-nrgara dunia untuk menegaskan kembali posisi solusi dua negara atas kasus Palestina.

Advertisement