Empat Kelurahan di Madiun Masuk Zona Merah Banjir

ilustrasi Banjir bandang Pasuruan/ Twitter Sutopo_BNPB

MADIUN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Madiun  Itok R Legowo mengatakan, dari 27 kelurahan di Kota Madiun ada empat kelurahan yang masuk dalam zona merah banjir.

Keempatnya adalah Kelurahan Kelun, Rejomulyo, Tawangrejo, dan Pilangbango. “Kalau di perkotaan banjir disebabkan banyak antrian air, bukan luapan dari sungai. Kalau empat kelurahan yang masuk zona merah itu banjir dari luapan sungai Bengawan Madiun,” jelasnya, dikutip dari beritajatim.

Sementara itu untuk di wilayah perkotaan, banjir sempat menggenangi sejumlah titik di wilayah Kota Madiun pada Rabu (1/3/2017) akibat hujan deras selama tiga jam.  Namun, banjir tersebut tidak lama.

Walaupun begitu, posisi banjir yang berada di pusat kota cukup menyusahkan. Karena memang air menggenangi jalan protokol, pusat perbelanjaan. Menurutnya banjir disebabkan curah hujan yang tinggi dan kecilnya diameter gorong-gorong air.

Selain itu, lanjut dia, banjir di Kota Madiun  juga disebabkan matinya pompa milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Jalan Pancasila. Dari delapan pompa air di Kota Madiun, satu di antaranya rusak.

Ia mengimbau warganya untuk tetap waspada akan curah hujan yang tinggi hingga April 2017.

Advertisement