KABUL – Kelompok bersenjata pendukung ISIS diduga membunuh enam pekerja Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Afghanistan.
Kelompok itu juga menculik dua pekerja lainnya.
Para karyawan ICRC diserang saat menolong para warga korban bencana salju longsor di Jowzjan Rabu (8/2) waktu setempat.
Pihak ICRC mengatakan timnya, terdiri dari tiga driver dan lima petugas lapangan, sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan para korban salju longsor.
”Ini adalah tindakan tercela. Tidak ada yang bisa membenarkan pembunuhan (terhadap) rekan-rekan kami,” kata Monica Zanarelli, kepala delegasi ICRC di Afghanistan.
”Pada titik ini, itu terlalu dini bagi kita untuk menentukan dampak dari insiden mengerikan ini terhadap operasi kami di Afghanistan. Kami ingin mengumpulkan diri sebagai tim dan saling mendukung dalam memproses tindakan yang tak dimengerti ini dan menemukan dua rekan kami,” lanjut Zanarelli, seperti dikutip IB Times, Kamis (9/2/2017).
Presiden ICRC Peter Maurer shock atas tragedi tersebut dan percaya bahwa staf ICRC memang menjadi target serangan. ”Anggota staf ini hanya melakukan tugas mereka, tanpa pamrih berusaha untuk membantu dan mendukung masyarakat setempat,” ujarnya.




