Enam Tips Agar Tetap Sehat di Masa Pancaroba

Direktur Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari/ dompet dhuafa

JAKARTA – Masa pancaroba atau peralihan dari musim panas ke dingin kerap menimbulkan berbagai gangguan kesehatan akibat perubahan suhu udara, tekanan udara dan komposisi udara.

Direktur Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari, mengatakan perubahan cuaca dapatĀ  menciptakan kondisi dimana kuman dan virus bisa lebih mudah untuk berkembang biak.

Menurutnya, salah satu penyakit yang sering muncul saat pancaroba adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), seperti radang tenggorokan, flu dan sebagainya yang disebabkan oleh virus, karena virus bisa mudah berkembang biak dan menyebar, juga daya imun kita yang menurun.

Sementara kelompok yang rentan untuk pada masa pancaroba, menurut dr. Yeni adalah bayi dan anak-anak karena imunitasnya belum sempurna, kemudian ibu hamil dan lansia juga memiliki daya rentan yang sama, karena memang ada perubahan hormon alam tubuh.

Dilansir dompetdhuafa,org, dr.Yeni membagikan kiat agar kelompok rentan tersebut tidak terkena sakit saat pancaroba, diantaranya pertama, Jaga asupan makanan untuk gizi seimbang. Terdiri dari 4 macronutrien diantaranya protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Pada usia dewasa semua unsur tersebut bisa dikonsumsi secara seimbang. Sedangkan pada anak-anak, komposisi protein lebih banyak, karena untuk membangun zat imunnya yang masih dalam masa pertumbuhan.

“Kedua, pastikan cukup untuk minum air putih dalam jumlah yang cukup. Jadi pastikan tubuh kita dalam kondisi hidrasi, atau cukup cairan tubuh, bukan dehidrasi. Kita ketahui, tubuh kita terdiri dari air lebih banyak. Asupan cairan tubuh kita, satu setengah hingga 2 liter tercukupi. Atau sekitar 8-12 gelas sehari.”

Kemudian ketiga, tetap lakukan aktivitas fisik, walau di rumah, di kantor, di perjalanan. Lakukan setidaknya 30 menit dalam satu hari. Menurutnya, hal tersebut membantu kita meningkatkan metabolisme dalam tubuh, untuk mengantarkan nutrisi agar sampai ke organ yang membutuhkan.

Keempat, biasakan untuk cuci tangan, atau biasakan hidup bersih. Jadi lakukan lima waktu. Yaitu sebelum makan, sesudah makan, sebelum buang air besar, sesudah buang air kecil, atau setelah memegang cairan tertentu. Pastikan konsumsi makanan yang dimasak dengan sempurna atau terjaga kebersihannya. Kuman dan virus menular lantaran kita tidak memperhatikan hal mendasar itu.

Kelima, jangan lupa Istirahat yang cukup. Terdengar klise, namun tubuh kita memang membutuhkan refitalisasi. Istirahat butuh untuk meregenarasi sel dalam tubuh. Kalau untuk orang dewasa apabila kualitas tidurnya bagus 4-6 jam sudah cukup. Untuk anak-anak butuh waktu lebih banyak antara 8-10 jam.

“Terakhir, adalah kelas stres, ini penting bagi kita. Terutama bagi mereka yang bekerja di kantor atau pekerjaan yang memicu stres. Dekatkan diri kepada Allah, kita berupaya untuk mengatasi permasalahan yang akan menganggu keseharian kita. Pikiran yang sehat, akan berimplikasi pada tubuh yang sehat,” tutupya.

Advertisement