Erdogan Bantah Disebut Pemimpin Otoriter

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

TURKI – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membantah disebut sebagai sosok pemimpin yang otoriter sehingga memunculkan adanya upaya kudeta terhadap pemerintahannya.

Sebaliknya, seperti dikutip dari Reuters, dalam wawancara di sebuah televisi Erdogan mengatakan aksi kudeta lah yang dinilai sebagai kejahatan yang ingin menghancurkan demokrasi di Turki.

”Kami akan tetap berada di dalam pemerintahan yang demokratis, dan kami tidak akan pernah mundur dari itu,” tegasnya.

Terkait pembersihan yang akan dilakukan dalam waktu masa darurat yang telah ditetapkan selama tiga bulan ini, ia mengungkapkan bahwa apapun akan dilakukan untuk menjaga stabilitas negara yang dipimpinnya, ”Namun, apa pun itu yang diperlukan untuk perdamaian dan stabilitas bangsa akan dilakukan,” lanjut Erdogan.

Advertisement