Erdogan: Israel Seret Timur Tengah ke Dalam Perang

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

TEL AVIV – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengecam rezim Israel karena melakukan agresiĀ  di Suriah setelah serangan udara Israel baru-baru ini di negara Arab yang dilanda perang.

Erdogan mengatakan Tel Aviv menyeret Timur Tengah ke dalam perang.

Presiden Turki berkomentar dalam sebuah wawancara dengan BBC Arab pada hari Minggu (13/5/2018) dan mengatakan rezim pendudukan “menebarkan ketakutan dan mendorong” wilayah Timur Tengah “untuk berperang.”

Erdogan juga mengecam agresi udara Israel terhadap kedaulatan Suriah, tiga hari setelah pesawat tempur Israel menyerang puluhan “sasaran” di dalam negara Arab dalam apa yang dikatakan sebagai serangan paling luas di Suriah dalam beberapa dasawarsa.

Selama beberapa tahun terakhir, Israel telah sering menyerang target militer di Suriah dalamĀ  upaya untuk menopang kelompok-kelompok teroris yang telah menderita kekalahan berat terhadap pasukan pemerintah Suriah, yang telah berjuang melawan pakaian militan yang disponsori asing sejak 2011.

Israel juga telah menyediakan senjata untuk militan anti-Damaskus serta perawatan medis kepada unsur-unsur Takfiri yang terluka di Suriah.

Pada akhir Maret, ErdoganĀ  juga sangat mengutuk serangan tidak manusiawi pasukan Israel terhadap demonstran Palestina di perbatasan Jalur Gaza yang terkepung, sehari setelah militer Israel membunuh 16 demonstran Palestina yang tidak bersenjata. Adapun hingga 13 Mei, jumlah korban tewas mencapai 53.

Advertisement