ALEPPO – Evakuasi ribuan warga sipil dan pemberontak dari Aleppo timur Suriah dimulai pada Kamis (15/12/2016) setelah sempat tertunda karena pemboman masih dilakukan pemerintah Suriah.
Warga melarikan diri dari rumah mereka untuk meninggalkan zona perang yang selama ini membuat mereka tidak dapat berbuat ap-apa dan hanya dapat pasrah.
Sebagian besar warga sipil yang dievakuasi akan dibawa ke daerah yang dikuasai pemberontak di provinsi tetangga Idlib, yang kemungkinan besar menjadi target berikutnya akan direbut oleh pemerintah Suriah.
Kepala Komite Internasional Palang Merah di Suriah, Marianne Gasser mengatakan sekitar 3.000 orang dan lebih dari 40 terluka dibawa keluar dari Aleppo timur selama evakuasi pertama pada hari Kamis dan akan terus berlanjut hingga hari Jumat selama gencatan senjata benar-benar diberlakukan. Demikian dikutip dari CNN.





