ALEPPO – Operasi gencatan senjata untuk mengevakuasi penduduk sipil dan pemberontak dari bagian timur kota Aleppo, Suriah, tiba-tiba dihentikan oleh pemerintah pada Jumat (16/12/2016).
Tidak jelas alasan penghentian evakuasi itu, namun televisi pemerintah Suriah melaporkan kelompok pemberontak mengeluarkan tembakan ke arah konvoi.
Dilansir BBC, tersiar laporan kubu pemberontak berusaha menyandera warga ketika mereka berusaha meninggalkan kantong-kantong pemberontak yang sudah dikepung oleh pasukan pemerintah dengan dukungan pasukan Rusia.
Laporan lain yang belum dikukuhkan kebenarannya menyebutkan terdengar suara ledakan di sekitar lokasi warga berkumpul untuk kemudian diangkut dengan bus-bus.
Militer Suriah sejauh ini merebut kembali hampir seluruh distrik yang sebelumnya dikuasai oleh pemberontak di Aleppo timur.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 6.000 orang telah dievakuasi dari Aleppo timur sejak operasi dilakukan Kamis kemarin (15/12). Banyak di antara mereka diangkut dalam konvoi ke Idlib, yang dikendalikan oleh pemberontak.





