Fenomena Equinox Akan Lintasi Sumbar, Warga Diminta Tak Khawatir

PADANG –  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut jika fenomena equinox atau kondisi dimana matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa akan melintasi tiga daerah di Sumatera Barat yaitu Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Kepala Stasiun Koordinator BMKG Sumatera Barat, Rahmat Triyono di Padang, Rabu (15/3/2017) mengatakan jika fenomena tersebut  akan terjadi pada  20 Maret 2017 pukul 10.51 WIB dan mulai meninggalkan garis khatulistiwa pada tanggal 21 Maret 2017 pukul 16.39 WIB.

Namun BMKG meminta  masyarakat tidak perlu khawatir terhadap fenomena tersebut karena hal itu rutin terjadi dua kali setahun pada Maret dan September.

“Terkait adanya isu yang menyatakan suhu meningkat hingga 40 derajat Celcius itu tidak benar, memang ada peningkatan suhu namun maksimal hanya sekitar 32 derajat Celcius hingga 36 derajat Celcius,” katanya, seperti diberitakan Antara.

Ia menjelaskan Equinox merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika matahari berada tepat diatas garis khatulistiwa sehingga pada saat fenomena ini berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi relatif hampir sama, termasuk pada wilayah subtropis di bagian utara maupun selatan.

Fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis, karena equinox bukan merupakan fenomena seperti “heatwave” yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah, yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama, ujarnya.

Advertisement