
NEW YORK—Badai akhir musim dingin di Amerika terus menelan korban. Selain membatalkan lebih dari 8 ribu penerbangan, badai ini juga menewaskan 4 orang di AS dan 1 orang di Kanada. Badai ini juga menyebabkan ribuan sekolah ditutup, juga mengganggu jadwal perjalanan kereta api.
Informasi yang dilansir CNN, badai berangsur surut pada Selas (14/3) malam waktu setempat. Layanan kereta dan pesawat pun berangsur normal. Sekolah-sekolah di New York dan New Jersey diharapkan kembali beroperasi pada Rabu pagi waktu setempat.
Namun, otoritas cuaca AS mengimbau warga untuk tetap waspada karena badai salju kemungkinan masih akan turun, terutama di kawasan New England. Peringatan juga berlaku di Kansas City, Missouri, ke Jacksonville, Florida.
Dari beberapa wilayah, suhu dalaporkan melewati batas titik beku. Cuaca dingin ini juga membuat kemacetan karena jalanan yang licin. Di New York, ketebalan salju mencapai lebih dari 30 inci.
“Area di sepanjang pantai dari New York ke Boston, tidak banyak yang bisa diharapkan,” kata Taylor Ward, seorang ahli meteorologi CNN.



