
PADANG (KBK) – Sore itu, Maya latifah, 12 tahun, hendak memetik pepaya di halaman rumahnya di Tanjung Aur, Balai Gadang, Lubuk Minturun, Padang.
Ketika memetik pepaya, ia dikagetkan datangnya seekor angsa yang tiba-tiba nyosor ke tubuhnya, dengan reflek Maya melompat ke seberang got. Malang bagi Maya, lengan bajunya tersangkut di pagar seng dan menyabet lengannya tiga urat nadinya pun putus karena irisan seng tersebut.
“Kami kaget mendengar jeritan Maya di halaman, pas ditengok, tangannya sudah bersimbah darah,” ujar Mera Yenti, tantenya Maya bercerita
“Jam lima sorenya kami langsung ke RS. M. Djamil, tapi Maya baru bisa dioperasi besok harinya jam sembilan pagi, karena kata orang rumah sakit, dokternya tidak ada hari itu,” lanjut Mera.
Esoknya Maya di operasi hingga menjelang tengah hari, dokter mengungkapkan kepada Mera, bahwa hanya satu dari urat syaraf yang ditemukan dan bisa disambungkan. Hal itu menyebabkan Maya kehilangan kemampuan untuk meluruskan jemarinya. Sebagai tahapan terapi minimal kontrol tiga kali dalam sebulan agar tangan kiri Maya tidak lumpuh total.
Operasi penyambungan syaraf Maya, memakan biaya sebesar Rp.5.174.180,-. Untuk pelunasan hutang di rumah sakit, mereka terpaksa berhutang ke tetangga.
“Nah untuk melunasi hutang ke tetangga yang telah berbaik hati meringankan beban kami dalam situasi darurat, itu yang membuat kami bingung, kami sudah berhutang sejak Nopember 2015 lalu, karena Maya kecelakaan di bulan itu,” ujar Mera.
Tak tau lagi harus mengadu kemana, pegharapan mereka terhenti di Dompet Dhuafa Singgalang (DDS). Keluarga Maya sangat berharap bantuan DDS.
“Setelah tim DDS melakukan survey dan menyatakan keluarga Maya berhak dibantu, akhirnya dikucurkanlah dana untuk melunasi hutang ke tentangga tersebut,” ujar Annisa, Markom DDS kepada KBK, Jumat (4/12/2015).
Diceritakan Nisa, Maya sudah ditinggalkan ayahnya semenjak umur setahun, karena berpisah dengan ibunya. Kini ibunya berdagang kecil-kecilan untuk membiayai hidup Maya dan adiknya.
Atas bantuan dari DDS, Mera sekeluarga mendoakan agar donatur DDS selalu dilimpahkan rejeki oleh Yang Maha Kuasa. Amin.




