Gara-Gara Badai, Roket Falcon 9 Batal Berangkat 16 Menit Sebelum Peluncuran

16 menit hitungan mundur Roket Falcon 9 NASA. Foto: Reuters

FLORIDA – Lembaga antariksa Amerika, NASA dan Elon Musk SpaceX terpaksa membatalkan peluncuran roket Falcon 9 hanya beberapa menit sebelum ledakan peluncuran dilaksanakan, Rabu (27/5/2020).

Astronot NASA Robert Behnken dan Douglas Hurley sudah terikat di kabin Crew Dragon Capsule di atas roket setinggi 265 kaki, selama tiga jam sebelum pengumuman mengecewakan itu dibuat.

Pejabat SpaceX mengatakan, hanya 16 menit sebelum roket ditetapkan untuk melakukan peluncuran bersejarah ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) harus dihentikan, karena badai tropis menjulang di dekat Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, di mana Roket Falcon 9 akan diluncurkan.

Awak darat perlu melewati tiga kriteria cuaca untuk memulai peluncuran. Namun saat hitungan mundur sampai di 16:33, para pejabat harus menghentikan penghitungan mundur – meskipun cuaca akan cerah 10 menit setelahnya.

Tetapi peluncuran itu tidak bisa menunggu, karena posisi ISS yang berubah dengan cepat berarti roket itu akan meleset dari sasaran bahkan menyisakan hanya beberapa detik setelah jadwal waktu lepas landas.

Dilansir Dailymail, badai petir telah mengancam peluncuran hampir sepanjang hari. Akhirnya peluncuran harus dibatalkan karena atmosfer banyak mengandung listrik yang dikhawatirkan akan membuat pesawat ruang angkasa dalam bahaya karena sambaran petir.

NASA dan SpaceX dijadwalkan akan berkumpul kembali di Cape Canaveral untuk upaya kedua Sabtu, 30 Mei, Pukul 15:22 ET.

Advertisement