Gejala Kanker Prostat yang Perlu Diwaspadai, Kaum Pria Wajib Tahu

Ilustrasi kanker prostat. (Foto: iStockphoto)

JAKARTA – Prostat merupakan jenis kanker yang umumnya dialami oleh pria, terutama pada mereka yang berusia di atas 50 tahun. Kanker ini terjadi ketika pertumbuhan sel-sel prostat tidak terkendali dan cenderung berkembang lambat.

Gejala kanker prostat sering kali tidak terlihat hingga mencapai tahap lanjut, sehingga deteksi dini sangat penting. Pasien yang dapat didiagnosis pada tahap awal memiliki peluang kesembuhan yang baik.

Dr. Anand Utture, seorang konsultan urologi dari Rumah Sakit SL Raheja di Mumbai, India, menjelaskan bahwa pembesaran kelenjar prostat dapat menimbulkan tanda-tanda seperti kesulitan buang air kecil, nocturia (bangun lebih dari dua kali saat malam hari untuk buang air kecil), aliran urine lemah, dan pembuangan urine yang tidak sempurna.

Menurut American Cancer Society, satu dari delapan pria berpotensi menderita kanker prostat. Risiko ini meningkat seiring bertambahnya usia, tetapi kanker prostat juga bisa menyerang kelompok usia yang lebih muda.

Gejala kanker prostat mencakup darah dalam air urine dan air mani, serta rasa sakit di bagian pinggul, punggung, dada, atau tulang lainnya. Dan, terkadang mengalami disfungsi ereksi.

“Jika kelenjar prostat membesar dan memberikan tekanan pada rektum, seseorang mungkin akan merasa sembelit,” kata Anand.

Selain gejala fisik, orang dengan kanker prostat juga bisa merasakan kelelahan, penurunan berat badan, dan penurunan nafsu makan.

Anand menyebutkan bahwa potensi munculnya kanker prostat lebih tinggi apabila terdapat anggota keluarga inti seperti ayah atau kakak/adik laki-laki yang memiliki riwayat penyakit tersebut.

Dia menekankan perlunya memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi segera setelah muncul gejala.

Deteksi dini dan pengobatan kanker prostat memiliki dampak positif besar, dengan lebih dari 97 persen pasien yang terdeteksi sebelum menyebar ke bagian tubuh lain dapat hidup lebih dari lima tahun.

“Jadi, meskipun prostat adalah kelenjar kecil, deteksi dini dan pengobatan kanker prostat dapat membantu mempertahankan gaya hidup sehat secara signifikan,” tutur Anand.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here