MANADO – Kapal nelayan asal Bitung Sulawesi Utara dihantam gelombang tinggi di perairan Pasige Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan menyebabkan 12 nelayan hilang.
23 orang dari Kapal bernama KM Baku Sayang yang tenggelam menjadi korban pada Minggu (20/8/2017), dan hingga Senin (21/8/2017) sore baru 11 orang yang berhasil diselamatkan. Pencarian akan dilanjutkan hari ini Selasa (22/8/2017).
Kepala Badan SAR Nasional Manado Budi Cahyadi mengatakan, sebagaimana dikutip viva, jika kapal sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Aertembaga Bitung dengan tujuan untuk menangkap ikan di perairan Pulau Pasige Kepulauan Sitaro.
Namun, menjelang 10 mil lagi tiba di Pulau Pasige, kapal bermuatan 23 orang ini tiba-tiba dihantam gelombang laut dengan ketinggian mencapai empat meter, dan kapal tenggelam.





