JAKARTA – Gempa 5,4 magnitudo yang mengguncang Bali, Kamis (23/8) pagi merupakan gempa yang tak berhubungan dengan gempa di Lombok. Kepala Balai Besar BMKG Wilayah III M Taufik Gunawan mengatakan, gempa yang berpusat di laut dengan jarak 103 kilometer barat daya Denpasar tersebut memang berasal daerah selatan Bali.
“Kalau diukur ya (pusatnya) di laut, Denpasar itu kan sebagai patokannya. Memang daerah selatan Bali itu daerah gempa. Tapi bukan serangkaian gempa Lombok,” kata Taufik, di Denpasar, Kamis (23/8).
Ia menyampaikan gempa tersebut terjadi akibat adanya pergeseran lempeng Eurasia di selatan Bali.
“Ada pergeseran lempeng di selatan Bali, Nusa Tenggara (NTT dan NTB), Jawa. Karena kan posisi lempengnya di sana. Itu arahnya dari barat Sumatera, ke selatan Jawa Bali Nusra, terus berbelok ke Kepulauan Banda. Jadi itu jalurnya,” terang Taufik.





