Gempa Lombok Rusak 606 Sekolah

Ilustrasi

LOMBOK – Gempa dengan kekuatan  7 SR pada Minggu (5/8/2018) lalu telah merusak sebanyak 606 sekolah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari 606 satuan pendidikan terdampak akibat gempa terdapat 3.051 ruang kelas rusak, 1.546 di antaranya rusak berat, 671 ruang kelas rusak sedang, dan 834 ruang kelas rusak ringan.

Untuk menyelenggarakan sekolah darurat diperlukan 319 unit tenda namun baru 21 tenda sudah terpasang sehingga masih ada kekurangan tenda 298 unit tenda.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan pendataan, mendistribusikan bantuan, kampanye kembali ke sekolah, bantuan sosial tanggap darurat untuk sekolah yang rusak dan menyusun rencana bantuan untuk memulihkan kerusakan dan belajar mengajar di NTB dan Bali. Total rencana bantuan dari Kemendikbud sebesar Rp229,248 miliar.

 

Advertisement